Sebagian orang mungkin sering salah mengartikan apa sebenarnya E-GOVERNMENT itu. Pada sebagian masyarakat kita, pengertian yang berkembang adalah bahwa E-GOVERNMENT itu merupakan pengenalan tentang pemerintahan melalui halaman web. Padahal sebenarnya tidak hanya itu saja. E-GOVERMENT sebenarnya adalah penerapan dari seluruh system pemerintahan yang ada ke internet. Misal dari pelayanan pajak sampai pengurusan KTP pun dapat dilakukan melalui web / secara online.
Banyak Negara – Negara berkembang yang sudah menerapkan E-GOVERMENT ini, salah satunya adalah Negara Singapura. Semua pelayanan yang menyangkut urusan dengan pemerintahan dilakukan secara online demi memudahkan masyarakat dalam hal birokrasi. Salah satu keuntungan dari E-GOVERNMENT adalah diperpendeknya jalur birokrasi yang selama ini sangat menyulitkan masyrakat untuk mengurus sesuatu seperti pelayanan pajak, masyarakat harus antri berjam – jam hanya untuk mengambil formulir pajak. Hal ini membuat masyarakat enggan untuk berurusan dengan sesuatu yang menyangkut dengan urusan pemerintahan.
Dengan adanya E-GOVERNMENT, jalur birokrasi bisa diperpendek dan dapat meningkatkan mutu pelayanan lainnya oleh SDM yang ada karena SDM yang ada tidak hanya terpaku oleh urusan birokrasi yang panjang tadi. Negara yang maju adalah Negara yang dapat memanfaatkan teknologi yang ada dan dari mudahnya jalur birokrasi yang diberikan.
Mari kita bandingkan urusan birokrasi yang ada di Indonesia dan Australia. Mengapa Australia begitu berkembang pesat dari Indonesia dalam segi apapun terutama dalam hal pembangunan. Menurut salah satu halaman internet yang ada disebutkan bahwa untuk mendirikan sebuah perusahaan baru Indonesia memerlukan 157 hari untuk mengabulkan / menolak permintaan tersebut akibat terlalu panjangnya urusan birokrasi yang ada di pemerintahan, sedangkan di Australia itu hanya memerlukan waktu 2 hari!! Kenapa mereka bisa begitu cepat ?? karena birokrasi yang tidak bertele – tele tadi, ini juga dapat mendorong perkembangan kemajuan pembangunan di Negara tersebut.
Sekarang kita masuk ke sejauh mana penerapan E-GOVERNMENT itu sendiri di wilayah Batam. Untuk ukuran Batam seharusnya hal semacam ini sudah tidak asing lagi, karena lokasinya yang sangat dekat dengan Singapura, Batam bisa mencontoh hal ini dari Singapura. Dari hasil yang saya lihat penerapan E-GOVERNMENT di Batam sendiri untuk ukuran wilayah yang berkembang pesat seperti ini masih sangat kurang. Hal ini bisa dikarenakan pemerintah yang kurang gencar dalam penerapan ini ataupun masyarakatnya yang kurang mendukung atas program tersebut.
Sebagaimana yang saya ketahui untuk E-GOVERNMENT di Batam ini masih sedikit, yang ada baru pengurusan KTP Siak melalui internet dan Web Pemko Batam. Padahal masih banyak layanan pemerintahan lainnya yang seharusnya bisa dilakukan dengan internet untuk di wilayah Batam ini, seperti Pelayanan Pajak, Pembuatan Passport, Pembuatan SIM dan layanan untuk para wisatawan asing / domestic yang berkunjung ke Batam dan ingin mengetahui tempat – tempat di Batam.
Batam sebagai digital island seharusnya bisa lebih daripada ini, karena ini akan dapat membawa banyak keuntungan kepada pemerintahan itu sendiri. Apalagi dengan didukung fasilitas hotspot (internet gratis) yang ada di merata wilayah Batam. Hal ini seharusnya menjadi pemicu bagi pemerintah untuk pelaksanaan E-GOVERNMENT tersebut dan mengajak masyaraka untuk ikut serta dalam pensuksesan E-GOVERNMENT demi terwujudnya Batam Digital Island dan kita tak kalah dari tetangga seberang. Karena kalau dibandingkan dalam hal ini kta sangat tertinggal jauh dari SIngapura.
Singapura adalah Negara kedua di dunia yang penerapan E-GOVERNMENT nya sangat sukses. Hal ini menjadikan Singapura Negara yang disegani oleh dunia – dunia internasional, karena pelayanan pemerintahannya di kelola dengan baik dan memberikan kemudahan bagi masyarakatnya.
Demikian artikel mengenai PENERAPAN E-GOVERNMENT di LINGKUGAN PEMERINTAHAN KOTA BATAM, semoga saja Batam bisa menjadi Kota yang berkembang dengan maju tidak hanya di bidang industry tetapi juga di bidang pelayanan masyarakatnya.